Tambah RAM atau Ganti SSD? Pembahasan singkat! - Rufidea | Sharing and Tips

Tambah RAM atau Ganti SSD? Pembahasan singkat!


SSD mungkin masih asing bagi sebagian orang dan mulai banyak yang penasaran karena memang akhir-akhir ini SSD mulai banyak digunakan di laptop yang baru rilis. Sehingga menggunakan Hardisk (HDD) cenderung terkesan konvensional, jadul, atau ketinggalan jaman.

RAM tentu sudah familiar untuk semua orang, dari dulu juga ketika mau upgrade komputer atau laptop pasti yang dilirik RAM-nya. Bener bukan?

Lalu sekarang kita bingung ketika mau upgrade laptop/PC ternyata ada 2 pilihan yaitu SSD dan RAM. Namun ketika budget kita terbatas sehingga harus memilih salah satu, mana dulu kira-kira yang harus kita pilih? Mari kita kupas sedikit demi sedikit melalui pembahasan di bawah.

Pertama kita harus tau fungsi masing-masing dari komponen tersebut. Saya akan jelaskan intinya saja dari RAM dan SSD.

1. SSD

Solid State Drive adalah sebuah media penyimpanan yang kastanya di atas Hardisk :D kenapa? karena SSD sudah menggunakan flash chip sedangkan Hardisk masih menggunakan piringan logam untuk penyimpanan yang memakan space dan rentan rusak karena benturan.

Ketika CPU memerintahkan Hardisk untuk mengirimkan data, dia akan mencari data pada piringan tersebut.

sumber: matkomputer.net

Sedangkan SSD menggunakan flash chip di mana dia tidak perlu mencari datanya terlebih dahulu karena dia dapat langsung mengirim datanya.

sumber: quora

Jika dianalogikan Hardisk ini seperti truk fuso dan SSD ini seperti mobil sport. Jika kita booting windows atau membuka aplikasi dia akan cepat sekali jika menggunakan SSD, namun akan lambat di Hardisk. Jika kita menaruh OS di SSD saya jamin kalian tidak bakal ingin balik lagi ke Hardisk.


SSD dapat mengirim data dengan cepat, hingga saat ini SSD gen 4 dapat mencapai 5000 Mb/s sedangkan Hardisk masih di angka 100 Mb/s.

Jadi storage baik Hardisk maupun SSD jika mengirim data itu tidak langsung ke CPU, namun melalui RAM terlebih dahulu. Data dikirim ke RAM dahulu kemudian baru dapat diproses oleh CPU.

2. RAM

sumber: blog.dimensidata.com

Random Access Memory adalah sebuah penyimpanan sementara di mana semua proses yang sedang berjalan disimpan di sini. Ibarat meja, semakin besar meja maka akan semakin banyak makanan yang ditampung. Sama seperti RAM, semakin besar RAM maka semakin banyak aplikasi yang dapat dibuka secara bersamaan tanpa harus menutupnya.

Coba lihat penjelasannya di link bawah ini



Lanjut...
kenapa SSD/Hardisk ini tidak mengirim datanya langsung ke CPU? Kenapa harus melalui RAM dahulu?

Karena RAM memiliki kecepatan yang paling tinggi, bisa mencapai 10 GBps sementara SSD generasi terbaru saat ini baru mampu mencapai 5000 Mbps.

Sebenarnya RAM juga dapat dijadikan storage/drive dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga. Tetapi RAM hanya dapat berjalan ketika dia dialiri daya listrik, jadi ketika dia tidak menerima listrik (mati) data akan hilang. Oleh karena itu RAM tidak memungkinkan untuk menyimpan data secara permanen.

Misalnya kita membuka Adobe photoshop, CPU akan menyuruh SSD mengirimkan data ke RAM, kemudian barulah data di RAM tersebut yang diproses oleh CPU sehingga kita dapat melakukan proses editing.


Analogi sederha
Misalnya saya adalah seorang Chef (CPU) kemudian saya disuruh bos saya (User) untuk memasak martabak. Langkah pertama saya membeli bahan makanan dulu di minimarket(Storage). Minimarket akan mengantarkan bahan pesanan saya. Jika minimarket mengantar menggunakan sepeda (Hardisk) maka pengirimannya akan lebih lama dibandingkan menggunakan mobil (SSD).

Setelah proses pengiriman bahan makanan tersebut, saya harus memasak bahan tersebut di meja (RAM). Setelah bahan masakan tersebut sudah ada di meja (RAM), saya sebagai CPU baru dapat memproses bahan makanan tersebut menjadi martabak. 

Pada saat proses saya memasak martabak, bos saya menyuruh saya lagi untuk membuat nasi goreng. Kemudian saya order kembali bahan-bahannya ke supermarket dan saya letakkan di meja (RAM). Proses ini terjadi berulang-ulang saya disuruh bos untuk membuat ini itu sedangkan makanan yang sebelumnya juga masih saya proses.

Selama meja itu masih cukup untuk menaruh semua bahan makanan maka tidak akan jadi masalah, namun jika mejanya kecil saya harus menambah kapasitas mejanya (upgrade RAM) agar saya dapat memproses seluruh makanan tersebut secara bersamaan.
Jika bos saya kurang ajar misalnya kapasitas meja saya hanya 4GB namun bos menyuruh saya sebesar 5GB maka terjadi not responding.

Jadi kembali ke pertanyaan utama, upgrade RAM atau ganti SSD terlebih dahulu? jawabannya adalah sesuai kebutuhan. Jika kalian butuh membuka banyak aplikasi secara bersamaan maka pilihlah RAM agar dapat multitasking dengan lancar, namun apabila kalian biasa menggunakan satu atau dua aplikasi ringan mending upgrade SSD.

Main Point
Storage     = Kurir Minimarket
Ram          = Jumlah meja dapur
Processor = Jumlah dan kecepatan Chef

Kerja cepat    = SSD
Kerja banyak = RAM

Dan ada case khusus seperti jika kalian menggunakan Prosessor AMD yang RAM nya masih single channel, ya upgrade RAM dulu menjadi dual channel (2 slot isi semua) supaya kinerja VGA lebih optimal. Jarang ada mempertimbangkan ini.

Jadi begitulah jawaban yang dapat saya bahas di sini. Terima kasih telah berkunjung dan semoga bermanfaat. Silahkan jika ingin bertanya isi di kolom komentar.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

23 Komentar untuk "Tambah RAM atau Ganti SSD? Pembahasan singkat!"

  1. Wow sharing ya sangat bermanfaat Mas. Sy sedikit paham sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih sudah berkunjung.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Terima kasih telah membaca gan semoga nambah pengetahuan

      Hapus
  3. Kok bagus, jelas, dan bermanfaat? top..trima kasih

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah sangat bisa dipahami. Artikel yang sangat berfaedah.
    Hatur nuhun Kang
    Sehat Selalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah sama sama ya.
      Aamiin terima kasih doanya.

      Hapus
  5. Analoginya mudah dipahami buat kami kaum awam terhadap hal yang demikian.. hehehe. Thanks Om

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap om, terima kasih atas feedbacknya hehe

      Hapus
  6. Untuk spek laptop core i3, hdd 5gb, ram 2 gb, manakah yang lebih dulu di upgrade untuk kebutuhan programming? RAM atau SSD?

    Terima kasih jawabannya kak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya karena untuk kebutuhan programming (ngoding) sedangkan RAM 2GB di tahun 2021 itu udah sesak, mending RAM dulu, kecuali RAM agan sudah 4GB mending upgrade SSD

      Hapus
  7. Gan kalau RAM 8GB singgle channel dan HDD 1TB bagus mana dulu? oya buat gaming Gan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pakai AMD mending upgrade RAM dulu jadi Dual Channel... Setelah itu baru upgrade ke SSD kalo udah punya budget...
      Kalau pakai Intel sih ini tergantung game yg dimainin, misal 8GB RAM udah cukup ya mending upgrade SSD dulu

      Hapus
  8. sangat bermanfaat.. trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap agan, terima kasih kembali atas kunjungannya

      Hapus
  9. sangat bermanfaat dan clear penjelasannya dengan analogi yang mudah untuk dipahami orang awam. terima kasih.

    BalasHapus
  10. izin bertanya mas,saya sudah mempunyai laptop dengan storage hdd 640gb dengan ram sebesar 4gb,saya sekarang ingin upgrade,tapi bingung manakah yang saya upgrade dulu,menurut mas bagaimana,apakah saya upgrade ram menjadi 6gb atau saya upgrade hdd saya menjadi ssd? terimakasih sarannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebutuhannya untuk apa kalo boleh tau? software yang sering dipakai apa?
      kalau untuk daily aja seperti buka ms office, browsing, dll RAM 4GB menurut saya dah cukup/pas aja sih, selanjutnya updgrade jadi SSD aja spy performa loadnya tambah kenceng

      Hapus
  11. terima kasih artikel nya mas, sangat mudah dipahami, kalo saya simpulkan, selagi masih ada slot RAM kosong, diisi dulu slot itu..kalo kemudian masih lambat juga baru SSD nya yg diupgrade..begitu kah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bisa juga seperti itu, namun jika RAM kita udah dual slot dan pakai hardisk, sedangkan kita jarang multitasking, ttp cuma 1 2 aplikasi aja, misal biasanya saya cuma edit video pake adobe premier dan ketika ngedit tdk buka aplikasi lainnya, jika kondisi seperti itu mending upgrade SSD dulu karena RAMnya "mubadzir".

      Hapus
  12. Thank you Pak.
    Analoginya sangat mudah dipahami, sehingga sangat membantu saya sebagai ibu-ibu awam komputer, yang baru mau membelikan laptop untuk anak sekolah.

    Comparison saya dengan spek laptop yang saya pakai bekerja. Sehingga saya punya gambaran, Spek laptop kantor saya dengan aktivitas keseharian saya di laptop tersebut Vs kebutuhan laptop anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama bu, point utamanya adalah pahami dahulu kira-kira kebutuhan anak ibu seperti apa baik untuk sekolah maupun aktivitas lain penunjang kreativitasnya.

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel